Berpuasa Tetap Bugar dengan Olahraga

CIREBON, IKMI.AC.ID – Memasuki bulan suci Ramadan (Red. saat berita ini ditulis sudah memasuki hari ke-7), umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa sebagai bagian dari kewajiban agama mereka. Namun, seringkali banyak dari mereka yang merasa khawatir akan menurunnya energi dan kesehatan selama menjalankan ibadah puasa, terutama bagi para mahasiswa yang juga aktif dalam kegiatan perkuliahan dan tugas-tugasnya di Kampus STMIK IKMI Cirebon.

Meskipun puasa dapat menjadi tantangan bagi aktivitas sehari-hari, namun bukan berarti kita harus mengorbankan kesehatan dan kebugaran. Salah satu cara untuk tetap bugar selama menjalankan puasa adalah dengan melakukan olahraga secara teratur. Berolahraga selama Ramadan dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Salah satu alasan mengapa olahraga penting dilakukan selama puasa adalah untuk menjaga kebugaran tubuh. Meskipun dalam kondisi puasa, tubuh masih memerlukan gerakan dan aktivitas fisik untuk menjaga kekuatan otot dan kebugaran jantung. Dengan melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, jogging, atau senam ringan, Anda dapat menjaga tubuh tetap aktif dan bugar.

Dok. Istimewa

Selain itu, olahraga juga dapat membantu menjaga keseimbangan energi dalam tubuh. Dengan berolahraga, Anda dapat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga proses pembakaran kalori menjadi lebih efisien. Hal ini dapat membantu menjaga berat badan tetap stabil selama bulan puasa, serta menghindari terjadinya peningkatan berat badan yang berlebihan.

Tak hanya itu, olahraga juga memiliki manfaat bagi kesehatan mental. Saat berolahraga, tubuh akan menghasilkan endorfin, yaitu hormon yang dapat meningkatkan mood dan mengurangi stres. Dengan demikian, melakukan olahraga selama bulan puasa dapat membantu menjaga kesehatan mental Anda, serta meningkatkan konsentrasi dan fokus dalam menyelesaikan tugas-tugas akademis di Kampus STMIK IKMI Cirebon.

Tentu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berolahraga selama puasa. Pertama, pastikan untuk memilih waktu yang tepat untuk berolahraga, yaitu saat sebelum berbuka atau setelah sahur. Hindari berolahraga saat siang hari ketika suhu tubuh sedang tinggi dan risiko dehidrasi lebih besar. Kedua, perhatikan intensitas dan durasi olahraga yang dilakukan. Pilihlah olahraga ringan atau sedang, dan jangan berlebihan dalam melakukannya agar tubuh tidak kekurangan energi dan cairan. Ketiga, jangan lupa untuk menjaga asupan makanan dan minuman yang seimbang saat berbuka dan sahur, serta perbanyak konsumsi makanan yang mengandung nutrisi penting bagi tubuh.

Berikut adalah beberapa contoh olahraga yang dapat dilakukan selama berpuasa beserta jadwal yang tepat:

  1. Berjalan Kaki: Lakukan setelah berbuka atau sebelum sahur, sekitar 30-45 menit setiap hari.
  2. Jogging: Jalankan setelah berbuka atau sebelum sahur, dalam durasi 20-30 menit.
  3. Senam Ringan: Lakukan setelah berbuka atau sebelum sahur, dengan intensitas rendah hingga sedang (durasi 20-30 menit).
  4. Yoga: Bisa dilakukan sebelum sahur atau setelah berbuka, dalam durasi 20-30 menit.
  5. Bersepeda Santai: Lakukan setelah berbuka atau sebelum sahur, dalam durasi 30-45 menit.
Dok. Istimewa

Dengan menjaga pola olahraga selama bulan Ramadan, para mahasiswa di Kampus STMIK IKMI Cirebon dapat tetap bugar dan sehat selama menjalankan ibadah puasa. Selain itu, menjaga kesehatan tubuh juga merupakan bentuk penghormatan terhadap ibadah yang dilakukan, karena dengan tubuh yang sehat, kita dapat lebih maksimal dalam menjalankan ibadah puasa dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik. (RK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *