Siap Rebut Peluang Hibah 1,2 Triliun di 2026, Dosen STMIK IKMI Didorong Perkuat Kualitas Riset
CIREBON, IKMI.AC.ID – STMIK IKMI Cirebon terus membuktikan diri sebagai kampus unggulan berbasis riset. Guna mempertahankan dan meningkatkan prestasi di tahun mendatang, kampus menggelar Workshop intensif bertajuk “Tembus Proposal Riset dan Pengabdian Prioritas Kemdiktisaintek Tahun 2026” di Aula Kampus, Sabtu (8/11/2025), dengan menggandeng pakar nasional, Prof. Dr. Didik Sulistyanto.

Prof. Didik, akademisi lulusan Jerman dan mantan Atase Pendidikan RI di Thailand, menilai potensi STMIK IKMI sangat besar. Capaian 17 proposal penelitian dan satu pengabdian yang lolos di tahun 2025 menjadi bukti nyata kualitas dosen IKMI di mata LLDIKTI Wilayah IV. Namun, ia menantang para dosen untuk meraih lebih banyak lagi dari total dana hibah Rp1,2 triliun yang disiapkan pemerintah untuk 2026.
“Hibah penelitian bukan sekadar pendanaan, ini adalah jalan penting menuju peningkatan karier akademik, salah satu syarat utama menjadi Guru Besar,” tegas Prof. Didik memotivasi para peserta.





Lebih lanjut, workshop ini juga menyoroti manfaat langsung bagi mahasiswa. Setiap proposal yang didanai wajib melibatkan mahasiswa, memberikan mereka pengalaman riil di lapangan serta mempermudah penyusunan tugas akhir yang terstruktur dan terbiayai.
Ketua STMIK IKMI Cirebon, Assoc. Prof. Dr. Dadang Sudrajat, S.Si., M.Kom., berharap wawasan dari narasumber dapat menginspirasi seluruh sivitas akademika IKMI untuk lebih berani berkompetisi di tingkat nasional, memperkuat visi kampus yang unggul dalam teknologi dan riset. (rk)
