STMIK IKMI Cirebon: Menjembatani Ilmu Pengetahuan dan Persahabatan Antar Bangsa

CIREBON, IKMI.AC.ID – STMIK IKMI Cirebon baru saja menggelar acara pelepasan bagi para mahasiswa asing yang telah menyelesaikan studi mereka melalui Program Double Degree dan Darmasiswa. Kedua program ini merupakan bagian dari komitmen STMIK IKMI Cirebon untuk memperkuat hubungan internasional dan pertukaran budaya yang telah dilaksanakan sejak tahun 2011.

Program Double Degree adalah hasil dari kerjasama internasional antara STMIK IKMI Cirebon dan National Polytechnic Institute of Cambodia (NPIC). Empat mahasiswa dari NPIC, Kamboja, telah menyelesaikan dua tahun terakhir studi sarjana mereka di STMIK IKMI Cirebon setelah menyelesaikan empat semester pertama di kampus asal mereka. Para mahasiswa ini telah berhasil menyelesaikan semua persyaratan akademis termasuk skripsi dan telah mendapatkan gelar sarjana komputer. Lulusan tersebut adalah Pich Ngouviseth dari Program Studi Sistem Informasi, Ngov Kimseng dari Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak, serta Chhum Sovannmony dan Kroeun Sokchin dari Program Studi Teknik Informatika.

Di sisi lain, Program Darmasiswa adalah beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri. Program ini bertujuan untuk mempererat hubungan budaya dan diplomatik antara Indonesia dan negara-negara sahabat dengan mengenalkan bahasa dan budaya Indonesia kepada generasi muda dari seluruh dunia. Penerima beasiswa Darmasiswa ditempatkan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mempelajari bahasa Indonesia serta seni dan budaya Indonesia seperti tari, musik, dan kesenian lainnya.

STMIK IKMI Cirebon merupakan satu-satunya perguruan tinggi di wilayah Cirebon yang menjadi fasilitator Program Darmasiswa. Pada tahun 2023, STMIK IKMI Cirebon menerima Mahefasoa Nomena Eleonore dari Madagaskar, untuk belajar bahasa dan budaya Indonesia selama satu tahun. Program ini tidak hanya memberikan pendidikan formal tetapi juga pengalaman budaya yang berharga bagi para peserta.

Pelepasan Mahasiswa Asing dari NPIC Kamboja dan Madagaskar (Dok. RK)

Acara pelepasan mahasiswa asing yang dilaksanakan di Aula STMIK IKMI Cirebon pada tanggal 25 Juni 2024 ini juga diisi dengan sosialisasi Program Double Degree bagi mahasiswa STMIK IKMI Cirebon yang berminat mengikuti program tersebut ke NPIC. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong lebih banyak mahasiswa lokal untuk mengeksplorasi peluang pendidikan di luar negeri dan membangun jaringan internasional.

Ketua STMIK IKMI Cirebon, Bapak Dr. Dadang Sudrajat, S.Si., M.Kom yang diwakili oleh Wakil Ketua I bidang Akademik, Kerjasama dan Inovasi yaitu Bapak Dian Ade Kurnia, M.Kom, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang dicapai oleh para mahasiswa asing tersebut. “Kami sangat bangga melihat pencapaian para mahasiswa yang telah berjuang keras dan berhasil menyelesaikan studi mereka. Ini adalah bukti nyata bahwa kerjasama internasional dapat memberikan manfaat besar bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Mahasiswa Program Double Degree dan mahasiswa Program Darmasiswa dijadwalkan kembali ke Kamboja dan Madagaskar pada tanggal 26 Juni 2024. Mereka membawa serta kenangan indah dan pengalaman berharga selama tinggal dan belajar di Indonesia, yang diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Indonesia dengan negara asal mereka.

STMIK IKMI Cirebon mengucapkan selamat kepada para lulusan dan berharap mereka meraih kesuksesan di masa depan. Institusi ini berkomitmen untuk terus mendukung kerjasama pendidikan internasional dan pertukaran budaya yang bermanfaat bagi kedua belah pihak. Dengan adanya program-program seperti Double Degree dan Darmasiswa, STMIK IKMI Cirebon berharap dapat terus menjadi jembatan yang menghubungkan budaya dan pendidikan antara Indonesia dan negara-negara sahabat.   (GTA, RK)

?>