
MATARAM – Kabar membanggakan kembali datang dari kancah nasional. Delegasi mahasiswa STMIK IKMI Cirebon, Muhammad Faisal dan Yulie Yanti Kasman, sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara 3 (Bronze Medal) Kategori Teknologi pada ajang National Business Plan Competition (NBPC) 8 yang diselenggarakan di Universitas Mataram, Lombok, pada 16–18 Mei 2026.
Kompetisi tahun ini berlangsung sangat kompetitif dengan total 416 peserta dari 127 tim berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam perhelatan yang diinisiasi oleh FMIPA Universitas Mataram dan Entrepreneurship Factory for Youth Community (ENTRE) tersebut, tim IKMI berhasil menyisihkan ratusan pesaing dan berdiri sejajar dengan universitas-universitas besar lainnya.
Karya inovatif yang mengantarkan mereka ke podium juara berjudul “Transformasi Layanan Bisnis melalui AI CRM sebagai Upaya Peningkatan Skalabilitas dan Daya Saing di Era Digital”. Inovasi ini menawarkan solusi integrasi kecerdasan buatan dalam manajemen hubungan pelanggan untuk memperkuat fundamental bisnis di sektor digital.
Dosen pembimbing, Khaerul Anam, M.Kom., mengungkapkan rasa syukurnya atas konsistensi mahasiswa bimbingannya. Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari persiapan matang, mulai dari tahap penggalian ide hingga pemantapan presentasi teknis di hadapan sivitas akademika sebelum keberangkatan.
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Fatihanursari Dikananda, S.Tr.I.Kom., M.Kom., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini. “Prestasi ini adalah bukti nyata semangat, kerja keras, serta kualitas mahasiswa STMIK IKMI Cirebon dalam berkompetisi di tingkat nasional. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan membimbing mahasiswa selama proses ini,” ungkap beliau dalam keterangan resminya pada 16 Mei 2026.
Ketua STMIK IKMI Cirebon, Assoc. Prof. Dr. Dadang Sudrajat, S.Si., M.Kom., turut memberikan ucapan selamat. Beliau menegaskan bahwa raihan medali perunggu ini merupakan cerminan komitmen institusi dalam mencetak generasi unggul yang solutif terhadap tantangan global. Prestasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi mahasiswa lain untuk terus mengeksplorasi potensi diri dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
-BN-