STMIK IKMI Cirebon Kembali Dipercaya Kemdiktisaintek Selenggarakan Program Darmasiswa Internasional

CIREBON — Komitmen STMIK IKMI Cirebon dalam memperkuat jejaring pendidikan tinggi internasional kembali mendapat kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Pada tahun 2026, STMIK IKMI Cirebon kembali dipercaya sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Cirebon yang menyelenggarakan Program Darmasiswa Internasional.

Kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam langkah STMIK IKMI Cirebon untuk memperluas kolaborasi akademik dan menghadirkan lingkungan pendidikan yang semakin terbuka terhadap mahasiswa internasional.

Program Darmasiswa menjadi salah satu ruang bagi mahasiswa asing untuk mengenal lebih dekat Indonesia, baik dari sisi pendidikan, budaya, masyarakat, maupun lingkungan akademik. Kehadiran mahasiswa internasional di kampus juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa STMIK IKMI Cirebon untuk membangun interaksi lintas budaya dan memperluas wawasan global.

Dari Kamboja hingga Mesir, STMIK IKMI Cirebon Semakin Internasional

Kepercayaan sebagai penyelenggara Program Darmasiswa Internasional tahun ini semakin memperkuat rekam jejak internasional STMIK IKMI Cirebon. Sebelumnya, STMIK IKMI Cirebon juga telah menerima mahasiswa asing asal Kamboja yang mengikuti program Join Degree bersama STMIK IKMI Cirebon.

Tidak berhenti sampai di sana, pada tahun yang sama STMIK IKMI Cirebon kembali menyambut mahasiswa internasional yang mengikuti Program Darmasiswa, yang kali ini berasal dari Mesir dan memiliki latar belakang pendidikan Al-Azhar Kairo.

Kehadiran mahasiswa dari Mesir tersebut menjadi momentum menarik bagi sivitas akademika STMIK IKMI Cirebon untuk membangun interaksi akademik sekaligus pertukaran pengalaman dan budaya antara Indonesia dan Mesir.

Memperkuat Internasionalisasi Perguruan Tinggi

Wakil Ketua Bidang Kerja Sama STMIK IKMI Cirebon, Assoc. Prof. Dian Ade Kurnia, M.Kom., Ph.D., menyampaikan bahwa kepercayaan yang kembali diberikan kepada STMIK IKMI Cirebon merupakan momentum penting untuk terus memperkuat kerja sama internasional dan menghadirkan pengalaman akademik yang lebih luas bagi seluruh sivitas akademika.

“Kepercayaan Kemdiktisaintek kepada STMIK IKMI Cirebon untuk kembali menyelenggarakan Program Darmasiswa Internasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami. Kehadiran mahasiswa internasional, baik dari Kamboja melalui program Join Degree maupun dari Mesir melalui Program Darmasiswa, menunjukkan bahwa kampus di Kota Cirebon juga memiliki ruang untuk membangun jejaring pendidikan tinggi yang berskala global.”

“Kami berharap interaksi antara mahasiswa Indonesia dan mahasiswa internasional tidak hanya menjadi pengalaman akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk saling mengenal budaya, bertukar wawasan, membangun jejaring, dan menciptakan kolaborasi yang dapat berkembang di masa mendatang. Ini sejalan dengan komitmen STMIK IKMI Cirebon untuk terus membuka diri terhadap kerja sama pendidikan tinggi di tingkat internasional,” lanjutnya.

Cirebon sebagai Ruang Pertukaran Budaya dan Akademik

Kehadiran mahasiswa internasional di STMIK IKMI Cirebon juga memberikan warna baru dalam kehidupan akademik kampus. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran dari ruang kelas, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan individu yang memiliki latar belakang bahasa, budaya, dan pengalaman pendidikan yang berbeda.

Bagi STMIK IKMI Cirebon, internasionalisasi perguruan tinggi bukan semata-mata mengenai jumlah mahasiswa asing yang datang ke kampus. Lebih dari itu, internasionalisasi merupakan upaya membangun ekosistem akademik yang terbuka, kolaboratif, dan memiliki perspektif global.

Melalui berbagai program kerja sama internasional, STMIK IKMI Cirebon terus berupaya memperluas hubungan dengan institusi pendidikan dan mitra dari berbagai negara. Program Join Degree dan Darmasiswa Internasional menjadi bagian dari langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi sivitas akademika untuk memperoleh pengalaman dan jejaring internasional.

Dari Cirebon untuk Dunia

Kehadiran mahasiswa dari Kamboja dan Mesir menjadi salah satu bukti bahwa aktivitas pendidikan tinggi di STMIK IKMI Cirebon terus berkembang melampaui batas geografis.

Dengan kembali dipercaya Kemdiktisaintek sebagai penyelenggara Program Darmasiswa Internasional, STMIK IKMI Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan internasionalisasi pendidikan tinggi.


–BN–