46 Mahasiswa STMIK IKMI Cirebon Ikuti TOEIC sebagai Persiapan Magang Internasional ke Taiwan

CIREBON — Sebanyak 46 mahasiswa STMIK IKMI Cirebon mengikuti Tes of English for International Communication (TOEIC) sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju program Magang Internasional ke Taiwan. Kegiatan sertifikasi kemampuan bahasa Inggris tersebut dilaksanakan di Aula STMIK IKMI Cirebon pada Selasa, 22 September 2026.

Pelaksanaan tes TOEIC ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum menjalani pengalaman akademik dan profesional di lingkungan internasional. Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kerja sama STMIK IKMI Cirebon dengan International Test Center (ITC).

Ujian berlangsung dalam dua sesi untuk mengakomodasi seluruh peserta. Sesi pertama dilaksanakan pada pukul 09.00–12.00 WIB, sedangkan sesi kedua berlangsung pada pukul 13.00–16.00 WIB.

Melalui tes ini, mahasiswa akan memperoleh score report yang memuat identitas peserta beserta hasil capaian skor TOEIC. Selain itu, peserta juga mendapatkan sertifikat sebagai dokumen pendukung yang dapat digunakan dalam kebutuhan administrasi program, termasuk proses pengajuan visa untuk kegiatan Magang Internasional ke Taiwan.

Education Development International Test Center, Luthfy Destianto, menjelaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu aspek yang perlu dipersiapkan mahasiswa sebelum mengikuti program tersebut. Berdasarkan informasi yang disampaikan kepada ITC, peserta yang memperoleh skor TOEIC minimal 375 dapat menggunakan hasil tersebut sebagai salah satu persyaratan dalam proses pengajuan visa Magang Internasional ke Taiwan.

“Harapannya sebagian besar, bahkan seluruh mahasiswa yang mengikuti tes hari ini dapat memenuhi persyaratan visa,” ujar Luthfy.

TOEIC sendiri memiliki rentang skor 10 hingga 990. Hasil yang diperoleh mahasiswa nantinya menjadi bagian dari dokumen yang diperlukan dalam tahapan administrasi keberangkatan. Proses pengurusan visa hingga persiapan keberangkatan ke Taiwan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga minggu.

Mempersiapkan Mahasiswa Menghadapi Dunia Kerja Global

Ketua STMIK IKMI Cirebon, Prof. Dadang Sudrajat, S.Si., M.Kom., menyampaikan bahwa program Magang Internasional ke Taiwan merupakan salah satu bentuk komitmen kampus dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada mahasiswa.

Menurutnya, proses pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berlangsung melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Mahasiswa juga perlu mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja serta berinteraksi dengan masyarakat dan budaya yang berbeda.

“Mahasiswa perlu memiliki pengalaman yang melampaui ruang kelas. Magang Internasional ke Taiwan menjadi kesempatan untuk menguji kompetensi, membangun kemampuan beradaptasi, dan mengenal budaya kerja internasional,” ungkap Prof. Dadang.

Ia menambahkan bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi pendukung yang penting bagi mahasiswa ketika memasuki lingkungan internasional. Melalui sertifikasi TOEIC, kemampuan bahasa Inggris mahasiswa dapat diukur secara lebih objektif sekaligus memberikan dokumen pendukung untuk kebutuhan program.

Tidak Hanya Kompetensi Akademik

Program Magang Internasional ke Taiwan juga diarahkan untuk memberikan pengalaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa. Kompetensi akademik yang diperoleh selama perkuliahan diharapkan dapat diterapkan dalam situasi kerja yang nyata.

Mahasiswa nantinya tidak hanya dituntut untuk memahami aspek teknis sesuai bidang keilmuan, tetapi juga berhadapan dengan berbagai pengalaman baru, mulai dari pola kerja, kedisiplinan, komunikasi profesional, kemampuan beradaptasi, hingga pemahaman terhadap budaya kerja internasional.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembentukan mahasiswa yang lebih siap menghadapi dinamika dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan di STMIK IKMI Cirebon.

Bagi STMIK IKMI Cirebon, Magang Internasional ke Taiwan menjadi salah satu langkah dalam memperluas pengalaman mahasiswa sekaligus memperkuat wawasan global. Melalui program tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk membawa kompetensi yang dipelajari di kampus ke lingkungan profesional internasional.

Dengan persiapan yang dilakukan secara bertahap, mulai dari penguatan kompetensi, kemampuan bahasa Inggris, sertifikasi, hingga proses administrasi keberangkatan, mahasiswa STMIK IKMI Cirebon diharapkan semakin siap mengikuti program Magang Internasional dan memperoleh pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja global.

Sumber: Radar Cirebon
https://radarcirebon.disway.id/kota-cirebon/read/231347/tes-toeic-jadi-bekal-magang-internasional-mahasiswa-stmik-ikmi-cirebon-ke-taiwan/15