Pionir Teknologi: STMIK IKMI Cirebon Gebrak Cirebon Innovation Festival 2026 dengan Inovasi AI

CIREBON, IKMI.AC.ID – STMIK IKMI Cirebon kembali menunjukkan taringnya sebagai kampus berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam ajang Cirebon Innovation Festival (Cinofest) 2026. Dalam pameran yang berlangsung di GOR Ranggajati pada Kamis (9/4/2026) tersebut, STMIK IKMI memamerkan dua karya unggulan: platform layanan publik Digi Desa dan asisten cerdas IKMI Customer Agent (ICA).

Festival inovasi tahunan yang diinisiasi oleh Bapperida Kabupaten Cirebon ini menjadi panggung bagi para inovator untuk unjuk gigi. Kehadiran stand STMIK IKMI pun sukses menarik perhatian publik, termasuk Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, S.E., yang membuka acara dan meninjau langsung teknologi yang dipamerkan, sebelum akhirnya ditutup secara resmi oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag.

Hadirkan Solusi Digital yang Relevan

Ketua STMIK IKMI Cirebon, Assoc. Prof. Dr. Dadang Sudrajat, S.Si., M.Kom., menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan komitmen nyata kampus dalam menghasilkan riset terapan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Inovasi teknologi harus mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Kampus bukan sekadar tempat belajar teori, melainkan pusat lahirnya solusi digital yang relevan dengan perkembangan zaman,” tegas Prof. Dadang.

Beliau menambahkan bahwa melalui ajang ini, STMIK IKMI ingin memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat untuk membangun ekosistem digital yang lebih maju di wilayah Cirebon.

Transformasi Layanan Publik lewat Digi Desa dan ICA

Kepala Bidang Kerjasama sekaligus Ketua Tim Cinofest IKMI, Ade Irma P, M.Kom., menjelaskan detail keunggulan dua platform berbasis AI tersebut:

  1. Digi Desa: Platform ini dirancang untuk mendigitalisasi birokrasi di tingkat desa. Dengan integrasi AI Agent, sistem ini mampu memproses surat keterangan dan administrasi warga secara otomatis (real-time). Mulai dari pengelolaan tiket permohonan hingga notifikasi ke ponsel warga melalui pesan instan, semuanya dikelola oleh mesin pintar sehingga pelayanan lebih cepat dan transparan.
  2. ICA (IKMI Customer Agent): Merupakan asisten digital yang khusus dikembangkan untuk layanan informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). ICA mampu menjawab pertanyaan calon mahasiswa seputar program studi, jadwal pendaftaran, hingga rincian sertifikasi kompetensi mahasiswa secara otomatis selama 24 jam.

“AI Agent yang kami kembangkan menggunakan metode otomasi cerdas. Tujuannya agar pekerjaan administratif rutin bisa diambil alih oleh sistem, sehingga sumber daya manusia dapat lebih fokus pada hal-hal yang bersifat strategis,” ungkap Ade Irma.

Sinergi Riset Bersama Bapperida

Pengembangan inovasi ini merupakan buah manis dari kerja sama strategis antara STMIK IKMI Cirebon dengan Bapperida Kabupaten Cirebon. Keduanya telah menyepakati perjanjian resmi dalam pengembangan riset dan inovasi daerah untuk menghadirkan layanan publik yang lebih berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Cirebon.

Melalui kehadiran Digi Desa dan ICA, STMIK IKMI Cirebon berharap masyarakat dapat melihat potensi besar kecerdasan buatan dalam mempermudah kehidupan sehari-hari dan mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih modern. (rk)